Sistem Pemerintahan Indonesia Saat Ini

Diposting pada

Baru-baru ini kita telah melaksanakan pemilihan umum baik pemilu presiden, wakil presiden dan juga legislatif. Sebenarnya sistem pemerintahan Indonesia menganut sistem pemerintahan apa? Sehingga kita setiap lima tahun sekalli mesti melakukan pemilu. Baiklah, sebelumnya apakah sobat sudah tau apa itu sistem pemerintahan?

Sistem Pemerintahan Indonesia
Sistem Pemerintahan Indonesia

Sistem pemerintahan merupakan suatu tatanan yang terdiri atas komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapai tujuan fungsi pemerintahan yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan dan fungsi pemerintahan. Di dalam sistem pemerintahan Indonesia sekarang ini terdiri dari legislatif, eksekutif dan yudikatif. Fungsi dari Legislatif adalah lembaga yang memiliki kekuasaan untuk membuat undang-undang. Eksekutif memiliki kekuasaan untuk menjalankan undang-undang atau menjalankan pemerintahan. Kemudian yudikatif merupakan kekuasaan untuk mengadili perkara yang melanggar undang-undang. Di Indonesia sejak merdeka telah menerapkan beberapa sistem pemerintahan.

Recent Post

Sistem Pemerintahan yang Pernah Ada Di Indonesia

1. Presidensial

Sistem pemerintahan ini berlaku pada periode pemerintahan 1945-1949, periode 1959-1966, periode 1966-1998 dan periode 1998-sekarang. Dalam sistem pemerintahan ini bentuk negara Indonesia adalah negara kesatuan. Bentuk pemerintahannya adalah republik dan konstitusi yang digunakan adalah UUD 1945. Pada sistem pemerintahan presidensial ini harus memiliki 3 unsur yaitu: Presiden dipilih oleh rakyat, presiden secara bersamaan menjabat sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, presiden harus dijamin memiliki kewenangan legislatif oleh UUD.

Ciri-ciri Pemerintahan Presidensial

ciri-ciri pemerintahan presidensial yang paling menonjol adalah negara dipimpin oleh presiden. kemudian untuk presiden dipilih langsung oleh rakyat. begitu juga dengan legislatif dipilih langsung oleh rakyat setiap lima sekali. presiden sebagai kepala negara memiliki hak untuk memilih dan mengangkat serta memberhentikan menteri yang membatu presiden dalam melaksanakan pemerintahan. kemudian para menteri hanya bertanggung jawab kepada presiden. kemudian legislatif dan eksekutif independen dan kedudukannya setara tidak ada kedudukan yang lebih tinggi. sehingga keduanya tidak bisa saling menjatuhkan atau memberhentikan satu sama lainnya.

2. Parlementer Semu

Sistem pemerintahan parlementer merupakan pemerintahan menganut Sistem multi partai. Sistem pemerintahan ini berlaku pada periode pemerintahan 1949-1950. Sistem pemerintahan ini memiliki bentuk negara serikat. Kemudian bentuk pemerintahannya republik. Konstitusi atau undang-undang yang digunakan adalah konstitusi RIS (republic Indonesia serikat). Sistem pemerintahan ini hanya berlaku selama kurang lebih satu tahun. Pada Sistem Pemerintahan ini parlemen mempunyai kedudukan yang sangat menentukan terhadap kekuasaan pemerintah.

3. Parlementer

Pada sistem parlementer negara memiliki seorang presiden dan seorang perdana menteri yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Namun dalam menjalankan pemerintahan presiden hanya sebagai lambang saja dan perdana menteri yang menjalankan pemerintahan. Sistem pemerintahan ini berlaku pada periode pemerintahan 1950-1959. Sistem pemerintahan ini memiliki bentuk negara kesatuan. Kemudian bentuk pemerintahannya republik. Konstitusi atau undang-undang yang digunakan adalah UUD 1950.

Ciri-ciri Pemerintahan Parlementer

Ciri-ciri yang mendasar dari pemerintahan parlementer adalah negara dipimpin oleh perdana menteri sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara hanya simbol pemerintahan yang dipimpin oleh presiden. kemudian presiden dipilih oleh legislatif, sehingga presiden bertanggungjawab kepada legislatif. kemudian perdana menteri berhak memilih dan memberhentikan menteri yang bekerjasama dalam menjalankan pemerintahan. Perdana menteri, menteri dan presiden bertanggung jawab kepada MPR dan DPR. Sehingga kekuasaan Perdana menteri, menteri dan presiden dapat dijatuhkan oleh MPR dan DPR .

Mengapa Indonesia mengganti sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer semu kemudian berubah menjadi perlementen dan terakhir kembali lagi ke presidensial? Karena indonesia pada saat itu menyesuaikan situasi dan kondisi pada masa pemerintahan tersebut. Jika pada pemerintah periode tertentu dibutuhkan pergantian atau kondisi negara sedang mendesak dan perlu ada pergantian sistem pemerintahan. Namun saat ini negara kita sangat cocok dengan sistem pemerintahan presidensial. Sistem ini rutin melakukan pemilu langsung oleh rakyat sehingga setiap orang bisa memberikan hak pilihnya sesuai dengan UUD 1945